Home » , , , , , , » Bahan Tambahan Makanan-Cake Emulsifier

Bahan Tambahan Makanan-Cake Emulsifier

bahan-tambahan-makanan-cake-emulsifier
Bahan Tambahan Makanan-Cake emulsifier

Dikutip dari Wikipedia Cake emulsifier adalah :


Emulsifier atau zat pengemulsi adalah zat untuk membantu menjaga kestabilan emulsi minyak dan air. Umumnya emulsifier merupakan senyawa organik yang memiliki dua gugus, baik yang polar maupun nonpolar sehingga kedua zat tersebut dapat bercampur. Gugus nonpolar emulsifier akan mengikat minyak (partikel minyak dikelilingi) sedangkan air akan terikat kuat oleh gugus polar pengemulsi tersebut. Bagian polar kemudian akan terionisasi menjadi bermuatan negatif, hal ini menyebabkan minyak juga menjadi bermuatan negatif. Partikel minyak kemudian akan tolak-menolak sehingga dua zat yang pada awalnya tidak dapat larut tersebut kemudian menjadi stabil.
Salah satu contoh pengemulsi yaitu sabun yang merupakan garam karboksilat. Molekul sabun tersusun atas ekor alkil yang non-polar (akan mengelilingi molekul minyak) dan kepala karboksilat yang bersifat polar (mengikat air dengan kuat). Pada industri makanan, telur dikenal sebagai pengemulsi (emulsifier) tertua yang pernah ada. Di dalam telur (banyak pada kuning telur dan sedikit pada putih telur) terdapat lesitin yang merupakan suatu emulsifier. Contoh bahan yang dibuat dengan cara ini adalah mentegamargarin, dan sebagian besar kue.

Istilah Mudah Nya Cake Emulsifier Adalah

Emulsifier dipergunakan sebagai stabilisator adonan dengan menyatukan cairan dan lemak, sehingga dapat membantu aerasi (proses pemasukan udara pada saaat pengocokan telur pada pembuatan cake), dan meningkatkan stabilitas adonan. 
Fungsi emulsifier: 
1.  Meningkatkan tekstur kue supaya lebih halus. 
2.  Meningkatkan keempukan kue. 
3.  Memperbaiki atau menambah volume kue sehingga lebih mengembang dan tidak kempes saat kue dingin. 
4.  Memperpanjang umur simpan kue.  Karena adonan yang ditambah emulsifier akan lebih stabil, mudah mengembang, tercampur dengan sangat rata, tidak terlalu cair dan tidak terlalu padat, tidak mudah berubah karena pengaruh lingkungan. Sementara adonan yang tidak ditambahi emulsifier biasanya lebih encer, dan mudah turun kalau didiamkan lama. 
5.  Musuh Emuslifier adalah lemak (margarine dan mentega), Peringatan:  jangan gunakan sendok bekas mengambil margarine untuk mengambil emulsifier, karena akan membuat emulsifier kehilangan fungsinya (Adonan yg dikocok dan menggunakan emulsfifier yg telah terkontaminasi lemak medmbuat adonan sulit dan  tidak akan mengembang sehinggga hasil akhir cake akan bantat). 

Cake emulsifier banyak dijadikan sebagai bahan tambahan makanan dalam macam macam resep yang sering kita jumpai, contoh penambahan cake emulsifier pada resep kue bolu kukus atau kue bolu panggang. Penggunaan cake emulsifier yang berlebihan akan berdampak buruk bagi kesehatan dan gizi.

0 komentar:

Post a Comment

Popular

Labels

Contact

Name

Email *

Message *